Komandan Lanud Balikpapan Kolonel Pnb Muhammad Mujib S.E.,M.M, menyambut kedatangan rombongan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP dan Kapolri Jendral Polisi Prof Drs H Muhammad Tito Karnavian bertempat di Apron Bandara SAMS Balikpapan, Rabu (28/3). Rombongan mendarat tepat pukul 10.05 WIB menggunakan pesawat Boing 737 dengan nomor registrasi A-7308 dari Skadron 17 Lanud Halim Perdana Kusuma.

Kedatangan Panglima TNI beserta Kapolri ke Balikpapan dalam rangka Kunjungan kerja dan  membeikan pengarahan kepada prajurit TNI-Polri di wilayah Balikpapan Provinsi Kaltim dan peninjauan perbatasan dan Pulau Terluar di Provinsi Kaltara 28 s.d 29 Maret 2018.

Dalam arahannya Panglima TNI menyampaikan bahwa menjadi prajurit TNI dan Polri adalah salah satu pilihan, oleh sebab itu dedikasi, loyalitas harus kita teruskan kepada negara merupakan wujud dari dedekasi dan loyalitas.

Saya merasa bangga kepada prajurit TNI Polri yang ditempatkan di wilayah Kalimantan Timur, kita melihat perkembangan lingkungan strategis perubahan tatanan baru, saat ini kita masuk kepada tatanan baru revolusi industri dimana terjadi inovasi inovasi yang telah diciptakan oleh manusia untuk kehidupan manusia untuk mempermudah manusia kita lihat sekarang Bahwa banyaknya pengusaha-pengusaha online seperti go grab gojek yang tidak memiliki tensi dengan tidak memiliki sepeda motor tetapi bisa melakukan, toko -toko online mereka tidak mempunyai toko tetapi mampu menyediakan barang-barang jasa tersebut Namun dari perkembangan revolusi industri tentunya akan menimbulkan dan terjadinya ancaman baru ancaman cyber ancaman geologi ancaman kesenjangan.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, saat ini kita sudah memasuki pesta demokrasi tahun 2018 dan 2019 yang diawali dengan Pemilukada sebanyak 191 daerah, Bagaimana kedudukan TNI dan Polri pada saat pelaksanaan Pemilukada yaitu kita harus Netral dengan tugas mensukseskan pesta demokrasi dengan baik dan jujur, TNI Polri harus mendukung pelaksanaan Pilkada dan mensukseskan pelaksanaan dengan mendukung penyuplaian logistik dan pengamanan dengan baik.

Sementara itu Dalam arahannya kapolri Jendral Pol Tito Karnavian menyampaikan,  Jaga kepercayaan masyarakat kepada TNI Polri jangan sampai jadi rusak atau dihancurkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab Salah satu tindakan yang dapat merusak rakyat adalah TNI Polri melakukan kegiatan yang melanggar disiplin maupun hukum. Tingkatkan kemampuan deteksi dini dan cegah Dini dari ancaman ipoleksosbudhankam untuk keutuhan kesatuan dan persatuan NKRI dalam pelaksanaan Pemilukada 2018 dan pemilu presiden 2019 dengan memerankan fungsi satuan masing-masing

Lebih lanjut Kapolri  Tetap jaga pelihara solidaritas TNI dan Polri hingga terjalin sebagai individu yang menyatu dalam mensukseakan Pemilukada 2018 dan Pilpres 2019, berkat solidaritas TNI Polri akan pemilukada dapat berjalan lancar aman tanpa ada gangguan dari pihak manapun terus juga solidaritas TNI Polri. Negara yang kuat adalah negara yang memiliki middle-class yang besar dan memiliki daya krearif yang positif. Demokratisasi kita demokrasi yang mengarah ke lebih bebas, mengarah ke demokrasi liberal dengan nilai-nilai yang dapat mempersatukan kita adalah Pancasila UUD 45 Bhineka Tunggal Ika. Setelah memberikan pengarahan kepada prajurit TNI-Polri se Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan melanjutkan kunjungan kerja meninjau perbatasan dan Pulau Terluar di Provinsi Kaltara.